Penjelasan Syaikh Musthafa Al Bugha Tentang Zikir Keras Usai Shalat

Syaikh Dr. Musthafa Dib Al-Bugha mengatakan:

“Saya melihat -wallahu a’lam, dalil-dalil yang menunjukkan anjuran memelankan suara saat dzikir tidak tegas. Bahkan hadits Ibnu Abbas yang menganjurkan supaya suara dikeraskan lebih tegas.

Jika yang dimaksud adalah untuk keperluan pengajaran, sebagaimana kata Imam Syafi’i, maka kebutuhan untuk mengajari itu selalu ada, terutama di zaman kita yang banyak didapati kelalaian dan ketergesa-gesaan orang-orang setelah shalat untuk keluar masjid demi kesibukan dunia. Oleh karena itu, tidak mengapa dzikir dan doa itu dilakukan secara berjamaah dan dengan suara keras. Wallahu a’lam.”

Sumber: kitab “Tanwirul Masalik” jilid 1 halaman 223 cetakan ke-3 Darul Musthafa, Damaskus, Suriah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: