Kegigihan Berbuah Keberhasilan

Seorang pemuda cerdas lulus SMA dengan prestasi tinggi. Semula ia berniat melanjutkan studi ke Jerman karena ingin belajar membuat rudal dan satelit. Namun saat duduk di kelas 11, ia berubah pikiran dan berniat melanjutkan ke Al-Azhar di Kairo. Ia pun memberitahu keluarganya tentang niatnya tersebut. Namun sang ayah menolak keras karena khawatir anaknya kelak menjadi seorang pengemis yang hidup dari sedekah. Entah apa yang melatarbelakangi pemikiran ayahnya sehingga sampai berkesimpulan seperti itu.

Pemuda itu tetap ngotot ingin pergi ke Al-Azhar. Bahkan ia mengatakan kepada keluarganya, “Seandainya umur saya tinggal satu hari, saya ingin mati di Al-Azhar.” Ayahnya juga tetap bersikukuh menolak.

Akhirnya, dengan terpaksa pemuda itu mendaftar di Universitas Damaskus Suriah, Fakultas Syariah. Mengetahui hal itu, ayahnya marah besar dan memaksanya agar keluar dari Fakultas Syariah. Dengan terpaksa pula akhirnya ia pindah ke Fakultas Geologi di universitas yang sama. Padahal ia tidak suka sama sekali fakultas itu.

Tak lama setelah itu, kepada keluarganya ia menyatakan ingin pergi melanjutkan kuliah di Jerman. Ayahnya setuju, bahkan senang. Akan tetapi keinginannya untuk belajar di Al-Azhar lebih besar daripada tekad dan penolakan ayahnya.

Diam-diam tanpa sepengetahuan ayahnya, ia pergi ke Kairo. Awalnya, ia pergi ke Yordania dengan alasan piknik bersama teman kuliah. Peristiwa itu terjadi pada tahun 1964. Dari Yordania, ia melanjutkan perjalanan ke Kairo.

Kondisi politik di Kairo saat itu sedang kurang kondusif. Ia tertahan di bandara dan tidak diizinkan masuk. Bahkan ia hampir dideportasi ke Suriah. Akan tetapi ia menolak dideportasi dan bersikeras ingin tetap di situ. Setelah beberapa lama di situ, akhirnya ia mendapatkan izin khusus untuk masuk. Awal kebahagiaan yang tiada tara bisa mencapai negeri impian.

Bunga-bunga kebahagiaan pemuda itu ternyata tak bertahan lama. Setelah berada di Kairo dan hendak mendaftar di Al-Azhar, ia ditolak karena ijazah SMA yang ia miliki jurusan IPA (syahadah ilmiah). Padahal, peraturan di sana saat itu mensyaratkan bagi siapa saja yang hendak mendaftar di Al-Azhar harus memiliki ijazah IPS (syahadah adabiyah).

Namun, dengan izin Allah akhirnya ia diterima sebagai mahasiswa Al-Azhar setelah melewati beberapa ujian sulit dan panjang yang harus ia tempuh.

Pemuda itu tinggal di Kairo dengan penuh kemiskinan. Keluarganya tidak mengirimkan uang sepeser pun kepadanya karena dianggap telah berkhianat. Pihak kampus pun tidak memberikan beasiswa pada awalnya.

Dengan izin Allah lagi, akhirnya pemuda itu berhasil mendapatkan beasiswa dari kampus. Akhirnya, ia bisa belajar dengan tenang dan penuh konsentrasi.

Waktu berjalan hingga akhirnya pemuda itu berhasil menyabet gelar Doktor dalam bidang Ushul Fikih. Setelah itu, ia memutuskan untuk pergi ke Kuwait dan mengajar di sana. Ia juga merintis dakwah di sana dan akhirnya menjadi salah satu tim ahli dalam penyusunan Mausu’ah Fiqhiyyah Kuwaitiyah (Ensiklopedi Fikih Kuwait) yang seluruhnya berjumlah 45 jilid tebal. Kitab fikih tematik ini sangat fenonemal dan mendunia sehingga menjadi rujukan bagi para ahli yang ingin mengkaji berbagai permasalahan fikih dengan sangat mudah.

Tahukah anda siapakah nama pemuda itu?

Dia adalah Syaikh Prof. Dr. Muhammad Hasan Hitou, salah seorang ulama ahli Ushul bermadzhab Syafi’i. Dilahirkan di Suriah pada 11 Zulqa’dah 1362 H / 10 Oktober 1943 M. Di samping pakar Ushul, beliau juga pakar akidah, fikih, ilmu hadits, tafsir dan mantik. Semoga Allah senantiasa menjaga beliau.

Aktivitas Dakwah di Indonesia

Beliau mendirikan sebuah perguruan tinggi di Cianjur yang diberi nama Jami’atul Imam Asy-Syafi’i (Sekolah Tinggi Agama Islam Imam Syafi’i). Bersama beberapa ulama dari Suriah, beliau mengelola perguruan tinggi tersebut. Sampai saat ini, jumlah mahasiswanya mencapai ratusan dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri. Seluruh dosennya berasal dari Suriah. Mata kuliah yang semuanya menggunakan kitab kuning klasik disampaikan dengan menggunakan Bahasa Arab. Selengkapnya silahkan kunjungi http://stai-imamsyafii.ac.id/id atau https://www.facebook.com/Stai.ImamSyafii.cianjur.

Foto-foto

Keterangan: Syaikh M. Hasan Hitou (duduk di kursi) bersama K.H. Ali Musthofa Ya’qub (Imam Masjid Istiqlal Jakarta). Sumber: http://dpryes.blogspot.com/

Keterangan: Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali meninjau STAI Imam Syafii didampingi Prof. Dr. Muhammad Hasan Hitou pimpinan Yayasan Pusat Ilmu Keislaman Internasional, di Ciherang, Pacet, Cianjur, Jabar, Kamis (17/2). Sumber: http://kemenag.go.id/index.php?a=foto&id=15242

Keterangan: Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali meresmikan Mahad (Pondok Pesantren) Al Yumni di desa Sindangsari, kecamatan Ciranjang kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Pembangunan mahad ini diprakasai oleh Dr. Hasan Hitou. Sumber: http://kemenag.go.id/index.php?a=berita&id=83748

Keterangan: Prof. Dr. Muhammad Hassan Hitou ketika ikut meletakan batu pertama pembangunan gedung Maahad Al Quran Pondok Pesantren Darul Muzari`in Al Islamiah, Karang Bolong, Pandeglang, Banten. Sumber: http://kemenag.go.id/index.php?a=berita&id=82081

Keterangan: Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali didampingi Prof Dr Muhammad Hasan Hitou, Direktur Lembaga Studi Islam Internasional di Frankfurt, Jerman dan Menteri Kominfo Tifatul Sembiring pada acara pembukaan Konferensi Penghafal Al Quran se-Asia Pasifik, di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (7/5). Sumber: http://www.kemenag.go.id/index.php?a=foto&id=13948

Karya

Di antara karya-karya beliau adalah sebagai berikut:

  • Al-Hadits Al-Mursal, Hujjiyatuhu wa Atsaruhu
  • Al-Wajiz fi Ushul Al-Tasyri’ Al-Islami
  • Kasyf Al-Satr ‘an Sunniyat Al-Qunut fi Shalat Al-Fajr
  • Al-Imta’ fi Ahkam Ar-Radha’
  • Ad-Din wa Al-‘Aql
  • Al-‘Aql wa Al-Ghaib
  • Al-Mutafaiqihun
  • Al-Ijtihad wa Thabaqat Mujtahidi Al-Syafi’iyyah
  • Al-I’jaz Al-Qur’ani Al-‘Ilmi wa Al-Ghaibi
  • Al-Imam Al-Syirazi, Hayatuhu wa Arauhu Al-Ushuliyah

Kitab yang beliau tahqiq:

  1. Al-Mankhul karya Imam Al-Ghazali
  2. At-Tamhid karya Imam Al-Isnawi

Sumber:

– Video:

http://www.naseemalsham.com/ar/Pages/download.php?file=../Component/word%20new/Arabic/Biographies/hasan.flv

– Audio:

http://www.naseemalsham.com/ar/Pages/download.php?file=../Component/word%20new/Arabic/Biographies/hasan.mp3

– Website: http://www.almostaneer.com/

One comment

  1. maa syaa Allaah prof hitou…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: