Cara Menemani Rasulullah di Surga

Surga merupakan dambaan setiap insan. Kenikmatan yang paling besar di surga setelah bisa melihat wajah Allah adalah menemani Rasulullah SAW. Seseorang masuk surga semata-mata karena karunia dan rahmat dari Allah. Akan tetapi, meraih derajat yang tinggi di surga itu disebabkan oleh perbuatan baik (amal shalih). Berikut ini beberapa amal shalih yang dapat menjadi sebab seseorang menemani Rasulullah SAW di surga. Semoga kita mampu melakukan salah satu sebab tersebut dengan penuh keikhlasan sehingga menjadi sebab kita bisa menemani Rasulullah SAW di surga tertinggi.

Pertama, mengasuh anak yatim

Rasulullah SAW bersabda, “Aku dan pengasuh anak yatim di surga adalah seperti ini.” Beliau memberikan isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah sambil merenggangkannya sedikit.” (HR. Al-Bukhari)

Dalam riwayat lain terdapat tambahan, “Pengasuh anak yatim untuk dirinya sendiri atau untuk orang lain, aku dan ia seperti dua jariku ini di surga.” Beliau memberikan isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah. (HR. Muslim)

Ibnu Hajar menjelaskan dalam kitabnya Fathul Bari, “Layak bagi siapa saja yang mendengarkan hadits ini untuk mengerjakannya supaya ia bisa menjadi teman Nabi SAW di surga. Tidak ada posisi di akhirat yang lebih utama daripada itu.”

Pengasuh anak yatim adalah orang yang mengurus dan membiayainya sejak ditinggal mati oleh ayahnya hingga berusia baligh.

Kedua, seorang wanita yang ditinggal mati suaminya lalu mempertahankan diri untuk mengurus anak-anaknya yang yatim

Rasulullah SAW bersabda, “Aku dan wanita yang kedua pipinya kotor adalah seperti kedua jariku ini pada hari kiamat.” Beliau menggabungkan antara jari telunjuk dan jari tengah. “Seorang wanita pemilik kedudukan dan kecantikan yang menjadi janda karena ditinggal mati suaminya, lalu bertahan untuk mengurus anak-anaknya yang yatim hingga mereka dewasa dan menikah atau meninggal dunia.” (HR. Abu Daud dan Al-Bukhari dalam Adabul Mufrad)

Yang dimaksud “wanita yang kedua pipinya kotor” adalah janda yang ditinggal mati suaminya lalu tidak menikah lagi karena sibuk mengurusi anak-anaknya sehingga ia tidak sempat berdandan mempercantik diri.

Ketiga, mengurus anak perempuan atau adik perempuan

Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa mengurus dua wanita kecil hingga dewasa, ia akan datang pada hari kiamat, aku dan ia seperti ini.” Beliau menyatukan jari-jemarinya.

Yang dimaksud mengurus di sini adalah membantu memenuhi kebutuhannya dan mendidiknya.

Rasulullah SAW juga bersabda, “Barangsiapa mengurus dua atau tiga anak perempuan, atau dua atau tiga saudari perempuan hingga mereka atau ia meninggal dunia, maka aku dan ia seperti dua jariku ini.” Beliau berisyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah. (HR. Ahmad)

Keempat, banyak sujud kepada Allah

Rabi’ah bin Ka’b Al Aslami berkata, “Saya pernah bermalam bersama Rasulullah. Lalu saya membawakan air wudhu dan keperluan beliau. Lalu beliau berkata kepada saya: ‘Mintalah padaku!’ Saya menjawab: ‘Saya ingin menemani anda di surga.’ Nabi bertanya: ‘Adakah yang lain?’ Saya menjawab, ‘Hanya itu saa.’ Nabi bersabda: ‘Kalau begitu, bantu aku untuk hal itu dengan banyak bersujud’. (HR. Muslim)

Rasulullah SAW bersabda, “Hendaklah kamu memperbanyak sujud untuk Allah. Karena setiap kamu bersujud, Allah mengangkat derajatmu dan menghapus dosamu.” (HR. Muslim)

Kelima, berakhlak baik

Rasulullah SAW bersabda, “Maukah kalian aku beritahu tentang orang yang paling aku cintai dan paling dekat tempat duduknya denganku pada hari kiamat?” para sahabat diam tidak menjawab. Beliau mengulangi pertanyaan yang sama hingga dua atau tiga kali. Lalu mereka menjawab, “Mau wahai Rasulullah.” Beliau bersabda, “Orang yang paling baik akhlaknya.” (HR. Al Bukhari dalama Al Adabul Mufrad, At Tirmidzi dan Ahmad)

Keenam, menghidupkan sunnah Nabi SAW

Anas bin Malik mengatakan: Rasulullah SAW mengatakan kepadaku, “Barangsiapa menghidupkan sunnahku, maka berarti ia telah mencintaiku. Barangsiapa mencintaiku, maka berarti ia akan bersamaku di surga.” (HR. At Tirmidzi)

Menghidupkan sunnah adalah dengan cara menyebarkannya dengan ucapan dan perbuatan.

Ketujuh, Taat kepada Allah dan Rasul-Nya

Allah SWT berfirman, “Barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul, maka mereka akan dikumpulkan bersama orang-orang yang diberi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi, shidikin, syuhada dan shalihin. Mereka adalah teman terbaik.” (QS. An Nisaa: 69)

Kedelapan, Menjadi Pengusaha yang Jujur dan Amanah

Rasulullah SAW, “Pengusaha muslim yang jujur dan amanah akan bersama dengan para nabi, shidikin dan syuhada pada hari kiamat.” (HR. At Tirmidzi dan Al Hakim)

Kesembilan, Kecintaan yang Tulus kepada Nabi SAW

Anas bin Malik bercerita: Seorang lelaki mendatangi Nabi SAW lalu bertanya, “Kapan hari kiamat, wahai Rasulullah?” beliau balik bertanya, “Apa yang sudah kamu persiapkan untuknya?” lelaki itu menjawab, “Saya belum mempersiapkan shalat, puasa atau sedekah yang banyak. Tapi saya mencintai Allah dan Rasul-Nya.” Rasulullah SAW bersabda, “Kamu akan bersama yang kamu cintai.” (HR Al Bukhari dan Muslim)

Anas mengatakan: Saya belum pernah melihat kaum muslimin bergembira dengan sesuatu pun selain Islam melebihi gembira mereka dengan sabda Nabi SAW, “Kamu akan bersama yang kamu cintai.”

Kecintaan yang tulus adalah kamu berusaha sekuat tenaga untuk melaksanakan perintah-perintahnya dan menjauhi larangan-larangannya, serta berakhlak dengan akhlaknya.

Kesepuluh, banyak membaca shalawat dan salam kepada Nabi SAW

Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya orang yang paling dekat denganku pada hari kiamat di setiap tempat adalah orang yang paling banyak bershalawat kepadaku di dunia.” (HR. Al Baihaqi)

Rasulullah SAW bersabda, “Orang yang paling layak menemaniku di hari kiamat adalah orang yang paling banyak bershalawat kepadaku.” (HR. Al Bukhari dalam Tarikh, At Tirmidzi dan Ibnu Hibban)

Semoga kita semua termasuk di antara orang-orang yang menemani Rasulullah SAW di surga.

Karanganyar, 14 September 2014

Danang Kuncoro Wicaksono

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: